One Day @ Singapore, Fast Track Part 1


Iseng-iseng ngebuka passpor buat ikutan daftar trip, ehh keliatan cap bulat kotak milik Singapur. Yaps, terpampang capnya tertanda 12 Agustus 2011. Pasti pada mikir, iseng banget ke Singapur tapi cuma sehari. Trus bisa kemana aja tuh ?? pasti ga bisa ke banyak tempat ?? Eh salah banget, sehari di Singapur udah bisa ngasih liat gambaran sebesar apa negara ini. Cuma segenggaman tangan coy *agaksombong. Ga segede Jakarta, bahkan lebih lamaan macet di Pantura yg bisa berjam2 buat nyusurin jalan disana. Ya iyalah di Singapur ga ada macet, jelas aja lebih cepet –”

Perjalan yang cuma sehari ini awalnya keisengan bokap yang nanya2 tentang alat buat kerjaannya dan bersambut oleh suplier yang ada di Singapur sana. Berhubung bokap butuh banget barang itu, ya terpaksa harus terbang kesana daripada nunggu barang itu dikirim. Masalahnya adalah waktu untuk perginya ga ada, secara saat itu kita sekeluarga lagi ada di Jogja. Atur diatur lagi akhirnya diputuskan pulang lebih cepat dan langsung nyambung ke Singapur.

H-1 keberangkatan kami (saya, adik, dan papa) meluncur langsung ke Jakarta. Ngambil flight jam 5 sore di Adisucipto tepat sampai rumah pukul 11 Malam… Oh my God, harus cepet2 packing dan langsung istirahat untuk ngejar flight jam 5 pagi di Soekarno Hatta. Cuma sempat tersisa 3 jam saja untuk tidur…

Pukul 3 pagi saya benar2 terbangun dan langsung bersiap2. Sesampainya di bandara, peta dan buku Singapur yang saya beli lupa terbawa *nyut nyut banget rasanya* semua itenary yg sudah disiapkan pun cuma teringat beberapa dan terpaksa saya membeli peta lagi. Tapi semangat tetap membara, perjalanan pertama bersama keluarga ini harus terlaksana *pake iket kepala*

Sesampainya di Changi Intl Airport saya terheran-heran, beda banget sama Soetta. Lantai bersih, toilet super bersih (berasa pengen tinggal dalam toilet deh), semua tertata rapih, antrian jarang *superngiri* Kapan Soetta bisa begini yah ???!

Salah satu lantai di Changi, keren banget kan !!!

Narsis dikit boleh kan, berhubung foto saya yg bagus yang ini
Sejenis seluncuran, tapi koq rada aneh bisa ada di bandara yah ??

Setelah menunggu lama akhirnya rekan janji kami pun datang, cuma butuh 15 menit transaksi *berasa transaksi narkoba* Xixixixii. Dan akhirnya acara yg ditunggu pun tiba, city tour de Singapore. Dari terminal 1 Changi kami naik kereta, kalo ga salah MRT deh namanya, turun di terminal 2 untuk lanjut dengan taksi. Kami menggunakan taksi karena mengejar waktu sholat Jumat dan kebetulan dari peta jarak antara bandara dan mesjid pun cukup jauh.

Bersih dan rapih kan jalanannya

Menurut saya jalanan di Singapur dan Jakarta sama saja, tidak jauh berbeda dari segi jalur. Mungkin perbedaannya adalah tidak ada angkot atau metro mini serta sepeda motor yg begitu banyak dan faktor kebersihannya. Singapur memang sangat tertib dan bersih, tidak ada sampah di pinggir jalan dan warganya pun taat dengan rambu2 yang ada.
walau sedang pembangunan, tetap saja rapih dan bersih

Pak Supir taksi membawa kami ke Masjid Sultan terletak di 3 Muscat St (btwn Muscat St & North Bridge Rd), Singapore dengan tarif 12SGD. Mesjid ini terkenal karena kubahnya yg seperti emas (mirip2 mesjid kubah emas di Depok sih). Disisi lain mesjid ini ada taman kecil tempat berkumpul para jamaah mesjid sebelum sholat dimulai sambil ditemani burung2 merpati yg bermain disekitarnya. Sambil menunggu waktu sholat Jumat saya pun tertarik akan toko2 kecil di depan mesjid dan akhirnya memutuskan untuk membeli buah tangan bagi teman2 saya disini saja setelah melihat harga yang tidak jauh berbeda dari yang saya budgetkan (sekitar 2-10 SGD per pieces magnet kulkas dan gantungan kunci). Tak lama papa saya meminta menemani umtuk membeli songkok/peci hitam untuk sholat jumat dan harganya masih terjangkau (seingat saya 95ribu rupiah).
Penunjuk jalan Mesjid Sultan

Sultan Mosque

Pada awalnya saya hanya berniat mengantar papa karena berfikir seperti di Jakarta para wanita tidak diperkenankan sholat jumat di masjid, namun ternyata disini berbeda sekali. Lantai 2 mesjid ini disiapkan untuk para wanita agar bisa ikutan sholat jumat *speechles . Kenikmatan ini pun tak saya sia2 kan, langsung saya wudhu dan bersiap mengikuti sholat jumat.

My Dad & My sist

Children Little Museum, seperti museum tapi entah mengapa tidak ada pengunjung yg datang, letaknya di depan Mesjid Sultan

Pojok lain mesjid Sultan yang penuh dengan merpati

Sholat Jumat selesai dan saya pun beranjak mengitari jalan Arab dan Muscat yang letaknya hanya mengelilingi masjid ini. Di sepanjang jalan Arab banyak terdapat toko tekstil dan kebanyakan penjualnya orang Arab, mungkin karna ini lah jalan ini dinamakan sama. Puas berkeliling saya pun beranjak menyusuri jalan North Badge, disisi jalan saya melihat Rafless Hospital. Namanya cukup tidak asing karena banyak iklannya di media cetak Indonesia.
Salah satu gedung yang arsitekturnya menarik di sekitar Raffles Hospital

Adik saya bergaya

Arab Street, yang penuh penjual berwarganegaraan arab

Busorah Street

Berbelok menuju Bugis Street, saya tergelitik kabar para teman saya akan ketenaran dan murahnya barang2 yg dijual di jalan ini. Setelah hampir satu jam berkeliling saya hanya membeli kaos dan tas untuk ayah saya, yg menurut saya harganya tidak sama murahnya di Jakarta (tasnya berkisar 250 ribu rupiah). Malah saya tergiur untuk mencicipi durian yang hanya dihargai 5SGD perbuahnya, airliur menetes namun apa daya papa saya bersikeras untuk melanjutkan perjalanan. Sedihnya saya -_-

Bugis Village bagian depan dari Bugis street

Dikelilingi oleh Rachor Road dan Queen Street

Salah satu bus wisata yg lewat berisi turis2 asing yang sedang kepanasan ^^

Penasaran sama toko ini, jual makanan apa yah ??

….. Part 2


2 thoughts on “One Day @ Singapore, Fast Track Part 1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s