Ho Chi Minh, Warm City of Vietnam (Day 3, Chu Chi Tunnel)


Time for Chu Chi Tunnel, kami mengikuti tur ini dengan mendaftar di sebuah toserba harganya cukup miring dibandingkan yg lain. Pukul 8 pagi kami sudah siap di depan toko, ternyata toko ini buka 24 jam. Bersama 5 orang lainnya kami berangkat menggunakan bus yang cukup besar. Di bus ini sudah disiapkan seorang guide. Pemberhentian pertama adalah sebuah pusat kerajinan yang mempekerjakan para korban dari agent orange.

 

Edited-0725

 

Mereka mengerjakan kerajinan dari pecahan telur yang akan bisa dibentuk menjadi lukisan atau ditempel pada guci, mangkuk dll.

cu-chi-tunnels1

Chu Chi Tunnel atau terowongan Chu Chi merupakan terowongan dengan cabang yang paling banyak di dunia serta menghubungkan distrik Chu Chi  dengan HCM bahkan sampai ke perbatasan Negara Kamboja. Terowongan ini digunakan oleh gerilyawan Vietcong untuk melakukan serangan kepada Amerika, contohnya pada Invasi Tet di tahun 2968. Jangan kaget bila pada terowongan ini terdapat  rumah sakit, penyimpanan makanan dan senjata, tempat tinggal untuk berbagai pejuang gerilya, ruang pertemuan serta tempat bersembunyi dan juga terdapat pasokan air yang cukup banyak karena tersambung ke Sungai Mekong

Edited-0807

Dibangun selama 20 tahun pada 1948 – 1968 di jaman pendudukan Prancis, Chu Chi Tunnel dibuat oleh rakyat Vietnam dengan cara menggali menggunakan tangan dengan rata2 pengerjaan 1 sampai 2 meter perharinya. jaringan ini berkembang sampai akhirnya memiliki panjang 250 Kilometer.Saat ini hanya tersisa 121km Chu Chi Tunnel yang masih dipergunakan dan dilestarikan sebagai atraksi budaya di daerah Ben Duoc.

Mengapa terowongan ini sangat efektif kala Vietkong melawan Amerika. Hal ini dikarenakan karena letaknya di bawah tanah bisa menghindari diri dari bom yang dijatuhkan oleh pihak lawan. Serta mereka dapat menyerang dari segala arah dan dapat langsung menghilang tanpa jejak dengan cepat dengan sistem terowongan yang memanjang ke segala arah

Lubang udara dibuat dengan dengan menancapkan bambu ke dalam tanah sampai  menembus ke tunnel kemudian menutupi sekeliling bambu dengan tanah liat, setelah cukup solid, bambu akan dicabut dari tanah sehingga terbentuk lubang udara yang diinginkan.

Pertama kali masuk diharuskan membayar tiket 80000 VND. Melewati pos penjagaan dan kami langsung masuk ke sebuah rumah besar yang sudah terdapat bangku-bangku dan televisi. Disini diterangkan asal muasal ChuChi Tunnel dan segala jenis hal yang ada disini. Disekeliling kami hutan bambu yang rindang, setelah selesai kami dikumpulkan di satu titik di bawah pohon. Ternyata disinilah terdapat akses pintu masuk menuju tunnel, ukurannya tidak besar bahkan bisa dibilang kecil sekali. Saya pun bila tidak di tunjukkan cara masukknya tidak akan percaya kalau pintu kecil ini bisa dimasuki.

Edited-0766

Disini juga diperlihatkan jebakan-jebakan yang dipergunakan Vietkong untuk melawan musuh. Dari jebakan kecil sampai jebakan pintu yang biasa di pasang di rumah-rumah para Vietkong.

Edited-0823

Edited-0828

Edited-0798

Edited-0830

Edited-0826

Edited-0825

Selain mencoba akses masuk tunnel, saya, Inne dan mba Riska juga mencoba memasuki tunnel itu sendiri. Kami mencoba dari tunnel yang terpendek. Untung nya saya tidak takut akan gelap dan tempat sempit, bagi yang bermasalah akan hal ini sebaiknya tidak mencoba karena penerangan yg tidak ada (hanya ada cahaya dari lubang yang tembus ke atas). Jadi penerangan hanya dari senter kecil dan suara orang yang telah masuk terlebih dahulu. Besar terowongan ini bermacam macam, dahulu kala lebih kecil dari yang ada sekarang karena disesuaikan dengan bentuk tubuh para Vietcong yang cukup mungil dan pasti nya lebih kecil dari saya. Kalau yang sekarang sudah cukup besar, bahkan wisatawan asing yang berbadan cukup tinggi pun masuk. Kami mengakhiri penelusuran kami di akhir terowongan, sudah sekitar 60m kami menjelajah, dan kami makin tertarik, tidak lupa berfoto disana sini dan saling memanggil agar tidak jauh tertinggal.

IMG_2169

IMG_2177

Lepas beristirahat kami disuguhi pemandangan lapangan tembak yang bisa dipergunakan untuk kita mencoba AK-47s and M-16s dengan peluru asli seharga 1,4$. Sayangnya kami tidak mencoba, hanya berfoto saja walau agak seram karena bunyi suara tembakan yang cukup bising disana sini.

IMG_2162

Di akhir tur kami disuguhi makanan khas Vietkong, singkong rebus dan segelas teh hangat. Hehe jauh-jauh kesini disuguhi singkong di Indo juga ada yah, tapi entah mengapa rasanya beda karena diberi tambahan gula palem dan mungkin kami cukup lelah mengitari tunnel.

IMG_2183

Edited-0864

Sambil menunggu seisi rombongan bis lengkap kami berlari-lari menuju pintu masuk tunnel karena tidak sempat memuaskan hasrat untuk mengambil gambar di awal. Eh akhirnya malahan kami yang telat.

IMG_2150

Edited-0818

Tur Chu Chi ini hanya setengah hari dan di bus kami memutuskan untuk menuju War Memorial Museum.. Tapii lanjut di nanti yahhh


4 thoughts on “Ho Chi Minh, Warm City of Vietnam (Day 3, Chu Chi Tunnel)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s