Ho Chi Minh, Warm City of Vietnam (Cho Binh Tay Market, Last Day)


Di Hari terakhir ini Inne dan Ade berpisah dengan saya dan mba Riska. Mereka akan melanjutkan perjalanan ke Kamboja sedangkan saya akan melihat water puppet show dan bersiap untuk kembali ke Jakarta

Seperginya mereka saya dan mba Riska cukup bingung ingin melanjutkan kemana, karena waktu yang kami punya tidak terlalu banyak. Akhirnya kami memutuskan untuk packing dan menitipkan ransel serta checkout dari hostel. Water puppet show yang ingin kami kunjungi ternyata baru mulai di sore hari sedangkan kami sore hari sudah harus ke airport, kami memilih plan berikutnya yaitu mencoba menjelajah chinatown yang salah satu tempat yang kami ingini adalah Cho Binh Tay Market, disini dijual barang-barang dengan harga yang lebih miring tapi kami belum tau mereka menjual apa saja. Awalnya kami tidak mau kesana karena letaknya yang cukup jauh tapi ternyata resepsionis hostel menyarankan kami harus kesana karena ada bus yang hanya satu kali bisa langsung sampai.Bukan main senangnya kami, naik bus dinegara orang seperti apa yah rasanya. Ternyata busnya pun berbeda sekali, lebih canggih, bersih, rapi dan terjadwal keberangkatannya. Dari hostel kami memutuskan untuk naik taksi karena bila berjalan kaki cukup jauh dan kami hanya punya waktu sedikit. Sesampainya di terminal kami langsung mencari bus no 01. Bus ini ternyata baru saja sampai dan ketika kami naik mereka sudah siap untuk berangkat lagi.

Suasana di dalam bus

printer tiket

tiket kami

Narsis

tombol untuk memberhentikan bus

Terjadi sedikit kebingungan saat kami naik, saya kira kami akan diminta ongkosnya oleh kenek bus akan tetapi yang ada hanya seorang pengemudi dan sebuah alat kecil serta printer. Saat kami memasukkan uang akan langsung keluar kembalian dan struk. Waah dinegara yang terminalnya mirip sekali dengan di Jakarta namun busnya beda jauh sekali. 45 menit berlalu dan akhirnya kami sampai di terminal tujuan kami, agak lupa tapi nama terminalnya apa. Berfoto sebentar diantara bus-bus dan teriknya matahari siang, kami melanjutkan mencari pasar Cho Binh Tay yang ternyata tidak begitu jauh dari terminal. Agak terpukau akan isi pasar ini, penuh dengan topi, helm, masker, sarung tangan tapi dengan model yang lucu-lucu, langsung donk kalap ngeliat masker-masker lucu. Ada juga makanan khas vietnam, kacang-kacangan dan asinan buah. Sempat menawar beberapa barang dengan bahasa Inggris yang berakhir dengan bahasa tarsan dan kalkulator tapi kami berhasil membeli 3 buah topi dan beberapa masker dengan kisaran harga Rp 5000-50.000.

Ve Xe Buyt

Cho Binh Tay Market

di tengah pasar ada ini loh

milih masker bikin bingung

Mba Riska galau milih topi

topi-topi lucu

helm lucu

Vietnam-161Puas berkeliling kami menyempatkan diri mengisi perut di KFC terdekat dan kembali menaiki bis yang sama. Bis sempat berhenti di terminal tapi saya dan mba Rizka berfikiran untuk menjelajah terlebih dahulu sebelum pulang. Sampailah kami satu pemberhentian setelah terminal, dan melanjutkan berjalan kaki sambil melihat penjual dipinggir jalan. Ternyata oh ternyata kami sampai di patung Uncle Ho, yang sebelumnya kami cari.

Edited-1377 Edited-1350 IMG_1516

Capai berkeliling mampir di salah satu kedai es krim yang cukup menggiurkan. Namun terlupa untuk mengabadikan eskrim yg kami pesan. Akhirnya kami kembali berjalan dan mulai melewati taman-taman yang cantik. Banyak para pekerja yang sedang beristirahat sambil menikmati suasana taman, ada juga para orang tua yang sedang mengajak anaknya bermain karena ditaman ini tersedia pula tempat bermain. Andai saja di Indonesia ada, mungkin tidak banyak orang tua yang mengajak anaknya bermain ke mall saja.

Mba Riska & ???

bersantai di taman

taman bermain di tengah taman

Good Bye Vietnam

Akhir kata kami kembali ke Indonesia tercintah, banyak kesan dan cerita kami bawa yang membuat kecintaan kami akan Indonesia kembali bertambah. Sambel, nasi, ikan asin, sayur asem, akoh kangen kamooohhhhhhh


2 thoughts on “Ho Chi Minh, Warm City of Vietnam (Cho Binh Tay Market, Last Day)

    1. Nah itu dy mba kmrn nyari ga nemu foto2 ituh. Nti aq cari lg n semoga masih ada. Lupa jg itu bapak2 siapa. Yg bule telanjang juga belum aq masukin.

      Maacih mba rizka *kecupss

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s