Korean Love Story Part 3 (Gyeongbokgung Palace)


edited-5509

Gyeongbokgung Palace merupakan sebuah istana yang terletak di sebelah utara kota Seoul (Gangbuk), Korea Selatan. Istana ini termasuk dari 5 istana besar dan merupakan yang terbesar yang dibangun oleh Dinasti Joseon.

Korea-3

Istana Gyeongbok aslinya didirikan tahun 1394 oleh Jeong do jeon, seorang arsitek. Istana ini hancur pada saat invasi Jepang ke Korea tahun 1592-1598 dan dibangun lagi selama tahun 1860-an dengan 330 buah komplek bangunan dengan 5.792 kamar. Berdiri di wilayah seluas 410.000 meter persegi, Istana Gyeongbok adalah simbol keagungan kerajaan dan rakyat Korea. Setelah pembunuhan Maharani Myeongseong oleh mata-mata Jepang pada tahun 1895, Raja Gojong meninggalkan istana ini bersama anggota keluarganya yang lain dan tidak akan pernah kembali.

edited-5577

Pada tahun 1911, pemerintahan Jepang yang sedang menjajah Korea menghancurkan semua bangunannya kecuali 10 bangunan utama, dan membangun Bangunan Pemerintahan Utama Jepang untuk gubernur jenderal Korea di depan Ruangan Tahta.

Bangunan utama dari Istana Gyeongbok termasuk Geunjeongjeon, Ruangan Tahta Raja (yang merupakan harta nasional Korea Selatan nomor 223) dan Paviliun Gyeonghoeru (harta nasional nomor 224) yang memiliki kolam bunga teratai dan bertiangkan 48 buah tonggak granit.

Istana Gyeongbok saat ini dibuka untuk umum dan Museum Nasional Rakyat Korea (National Folk Museum of Korea) berdiri di dalamnya.

edited-5521

 

edited-5532

 

Korea-9

  Korea-18National Folk Museum of Korea

 

edited-5651

Disini saya lumayan banyak foto sana sini, agak tertinggal cukup jauh dari rombongan namun masih tetap dapat melihat mereka. Tapi di akhir bagian saya nyasar karena mencoba mengikuti seorang gadis korea yg memakai hanbok. Xixixixixixi..

Oiya disini juga ada Blue House, tau donk apaan. Kantor pemerintahan Korea selatan, yang kabarnya sang presiden berkantor disini. Sayangnya saya tidak bisa mendekat dan memfotonya. Yang mencirikan bangunan ini adalah gentengnya yang berwarna biru alias Blue House.

Di dekat danau ada loh tempat penyewaan Hanbok, beberapa teman saya mencoba secara gratis namun saya tidak karena khawatir kehilangan waktu untuk melihat prosesi upacara pergantian penjaga istana. Dan benar saja dari kejauhan berbunyi tetabuhan, langsung berlari sekuat tenaga yang berakhir keringat berjatuhan dan muka lesu. Namun tergantikan oleh kekaguman saya melihat upacara ini.

 

Changing Guard Ceremony

Salah satu atraksi turis yang sangat saya nantikan adalah upacara pergantian penjaga istana, mungkin mirip yg di Buckingham Palace yah cuma agak Asia dikit lah disini ^^ Upacara pergantian penjaga istana dilaksanakan setiap jam 10.00, 13.00 dan 15.00 perharinya. Pergantian penjaga di Gyeongbokgung palace dimulai pada dinasti Joseon, Wanggung Sumujang berkewajiban menjaga dan berpatroli.

 

Korea-22

edited-5698 edited-5675 edited-5691 edited-5664   edited-5660

Prosesi Acara:

  1. Upacara dimulai dengan tetabuhan drum yg mengiringi para penjaga yg mulai berjalan menuju Gwanghamun Gate.
  2. Tabuhan drum berhenti saat semua penjag sudah sampai dan dilanjutkan dengan sesi kedua tetabuhan.
  3. Sesi ini penjaga sblmnya berjalan keluar.
  4. Ketua dari penjaga yg akan digantikan dan yg sebelumnya saling mengidentifikasi jg di sesi ini.
  5. Setelah selesai masing2 bersiap di tempatnya. Bunyi tetabuhan ketiga mengiringi ke penjaga yg keluar dari Palace.

Korea-30

Berjalan sedikit keluar Gyeongbokgung Palace kita sampai di Gwanghamun Square, jalan lagi ke ujungnya maka dpt melihat Cheongyecheon stream.

 

Lanjut next posting yahh ^^V

 

 

 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s