Konser Pertama Jadi Tukang Foto


Bagi seorang pehobi foto, *saya tidak mau menyebut diri fotografer karena saya masih jauh sekali dari sini* hasil fotonya di publikasikan di media adalah salah satu kebanggaan. Bagi saya bisa nyemplung saja ke media adalah anugerah dan tantangan baru.

Project dengan media ini adalah salah satu kolaborasi antara DEPHOT dengan DEPOKLIK (salah satu media online di Kota Depok). Saya yang suka banget nonton konser merasa tertantang untuk ikut di dalamnya, maklum dulu awal punya kamera hasil foto konser selalu jauh dari harapan. So, kali ini saya bersemangat sekali untuk bisa mendapat hasil foto yg memuaskan.

Event pertama saya dan mungkin yg terakhir karena setelah event ini saya diharuskan untuk mengikuti pendidikan dari kantor sehingga tidak bisa stay di satu tempat.Adalah Java Rockin Land 2013, yang 2 tahun lalu saya dtg ke acara ini bersama  beberapa teman sebagai penonton.

Pantai Karnaval Ancol menjadi saksi hangatnya musik rock di negeri ini. Dua hari di gelar (22 – 23 Juni 2013) Java Rockin Land menjadi magnet bagi para pecinta musik rock dari masa ke masa

Tidak kurang dari 60 band meramaikan acara ini. Hari pertama 22 band lokal dan 7 band internasional menyajikan penampilan terbaik dan disusul 6 band internasional dan 25 band lokal di hari kedua ikut meramaikan.

Kali ini saya sebagai tukang foto, ada rasa bangga namun miris. Miris nya adalah saya tidak bisa full menonton artis-artis yang saya sukai tapi harus kejar-mengejar mengambil frame dari masing-masing artis. Dengan durasi waktu 2 hari dan jawal yang ketat. selain kemampuan mengambil gambar, stamina harus sangat mendukung.Alhamdulillah nya saya mendapat tebengan transport dari salah satu anggota Dephot juga yg meliput disana *makasi kaka Adi dan kaka Tatoan, salam tengkiu and kecup manis :)*

Pengalaman pertama adalah pengalaman paling menyenangkan dan shocking momen buat saya. Karena tidak pernah ikut meliput sana sini jadilah saya bingung sendiri. Untungnya kaka Adi yang baik membantu saya amat sangat, beliau yang sudah sangat kompeten di dunia perfotoan konser jadi Guru Besar dan saya menjadi buntut dia. Maaf ya kaka, jadi pengganggu diriku.

 

Hari pertama hari menegangkan, karena adaptasi saya harus amat sangat cepat dengan lingkungan dan jadwal yang ada. Venue yg besar, terdiri dari 7 panggung bikin saya ketar ketir. Betis makin besar karena harus berpindah dari panggung satu ke panggung lain *hiks. Tapi apalah artinya dengan kepuasan mengambil foto para artis ini dengan gratis #modus.

 

Hari kedua mirip dengan hari pertama, hanya saja kondisi kesehatan kami sudah mulai menurun. Karena itu membuat mood saya moto  turun. Inilah yang paling sulit, saya harus tetap moto. Tapi untungnya mood saya kembali setelah nyemil sana sini. Hehe ternyata memang saya gak boleh jauh dari makanan

 

Begini nih hasil penampakan berita pertama saya, mungkin bukan berita hanya foto-foto acara saja.

Untitled


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s