Saya terima nikahnya…..


Sahabatku sekalian, pada kesempatan kali ini saya ingin sekali share tentang makna dibalik Kalimat Ijab Qabul yang diambil dari beberapa sumber. Mumpung lagi musimnya orang2 melaksanakan Pernikahan. Dan mungkin sahabat sekalian ada yg baru menikah atau baru merencanakan atau tinggal menunggu waktunya saja.

Kita pasti pernah dengar, atau membaca atau menyaksikan, atau bahkan mengalami sendiri (bagi yg sudah menikah) yg namanya Ijab Qabul. Dalam bahasa Indonesia biasanya kalimat Ijab Qabul berbunyi seperti ini.

"Saya terima nikahnya sifulana binti fulan dengan mas Kawin …..dst”

Nah Sahabat sekalian, tahukah kalian makna dari kalimat Ijab Qabul atau bisa juga kita sebut sebagai perjanjian / ikrar tersebut?

Pada saat Ijab Qabul itu diucapkan tersirat pula makna :

"Maka aku tanggung dosa-dosanya si fulana dari ayah dan ibunya, dosa apa saja yg telah dia lakukan, dari tidak menutup aurat hingga ia meninggalkan sholat. Semua yg berhubungan dgn si fulana, aku tanggung dan bukan lagi orang tuanya yang menanggung, serta akan aku tanggung semua dosa calon anak-anakku.”

Janji Allah SWT adalah surga dimana banyak bidadari disana, bidadari itu adalah istriku yg shalehah. Jika suami berhasil, maka Allah akan mengumpulkan seluruh keluarganya di surga. Dengan catatan keluarganya beriman dan shaleh shalehah.

Allah berfirman :

"Hai orang-orang yg beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yg bahan bakarnya adalah manusia dan batu. (At-Tahrim: 6)"

Maka dari itu Allah SWT memerintahkan suami utk menjaga keluarganya. Dan suami bertanggung jawab atas istri dananak2nya. Jika berhasil, maka surge jaminannya. Lalu bagaimana jika aku (suami) GAGAL? Gagal dalam menjalankan kewajiban dan tanggung jawabnya.

Maka aku adalah suami yang fasik, ingkar dan aku rela masuk neraka, aku rela malaikat menyiksaku hingga hancur tubuhku”. (HR. Muslim)

Duhai para istri, Begitu beratnya pengorbanan suamimu terhadapmu, karena saat Ijab terucap, Saat Ijab terucap, Arsy_Nya berguncang karena beratnya perjanjian yg di buat oleh manusia di depan RABB nya, dgn di saksikan para malaikat dan manusia, maka andai saja kau menghisap darah dan nanah dari hidung suamimu, maka itupun belum cukup untuk menebus semua pengorbanan suami terhadapmu walaupun dia diam bukan berati dia tak ingin mengingatkanmu melainkan dia menangis dengan keadaanmu yg tidak mengerti dengan maksud hatinya.

Dan ini jg merupakan pengingat untuk para suami. Bahwa kalimat Ijab yang diucapkan, begitu besar pengaruhnya. Bukan hal yang sepele Bahwa begitu Ijab telah terucap, seluruh hidupnya istri akan menjadi tanggung jawab suami. Dan suami WAJIB mengingatkan, membimbing istri.

Manusia tak ada yang sempurna, saat istri salah, suami wajib mengingatkan, begitupun ketika suami salah, diingatkan dengan baik oleh istri. Semoga bisa menjadi pencerahan bagi sahabat semua, baik yang sudah nikah maupun yang akan menikah.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s